Balipustakanews.com, Badung – Di kawasan Kuta Legian, Badung, Bali, masyarakat mengeluhkan elpiji 3 kg saja tidak cukup. Pasokan LPG hampir habis dalam beberapa bulan terakhir.
Pemerintah kemudian mengadakan operasi pemasaran di sana, hari ini di depan kantor desa Legian. Puluhan warga antri untuk membeli gas sebanyak 3 kilogram.
Lokasi diperiksa pada Kamis (3 Juni) dengan truk kiriman Dinas Koperasi dan UMKM Badung yang membawa 300 botol elpiji. Ratusan pipa tersebut dijual dengan harga HET Rp 18.000 per pipa. Gas dijual kepada warga yang memiliki KTP.
Warga Legian, Kaja Dewi (55), yang juga sedang menunggu elpiji 3kg, mengungkapkan, dirinya sudah berjuang selama sebulan lebih untuk mencari botol elpiji 3kg. Seluruh kiosnya terjual habis sehingga ia harus membeli elpiji 3 kg dari Denpasar.
“(Jika LPG habis) saya akan cek lagi. “Kemarin (LPG susah didapat) di Denpasar,” kata Dewi asal Denpasar Kalau di toko (Denpasar) tidak ada yang pesan, hanya bisa beli satu tube saja. Harganya juga mahal. Hingga Rp 35 ribu. “Saya membelinya dari Pemogan di Denpasar dulu,” katanya. (PR/DTK)




Discussion about this post