BALIPUSTAKANEWS – Dalam hitungan hari, umat Islam akan menyambut bulan suci Ramadhan 1443 Hijriah. Di Indonesia sendiri, datangnya bulan Ramadhan disambut dengan suka cita. Salah satu kegiatan yang ditunggu-tunggu selama puasa adalah waktu ngabuburit, atau menunggu datangnya azan Magrib tanda buka puasa. Biasanya, ngabuburit dihabiskan bersama keluarga atau teman.
Jika kamu berada di Kota Malang, Jawa Timur, maka kamu patut mencoba ngabuburit di sejumlah tempat wisata ini.
1. Alun-alun Kota Malang Lihat Foto Alun-alun Malang.
Alun-alun Kota Malang merupakan salah satu lokasi favorit ngabuburit warga Kota Malang. Dikutip dari Kompas.com, Minggu (30/1/2022), beragam aktivitas dapat dilakukan di area publik ini sembari menunggu azan Magrib. Mulai dari bersepeda, bersantai di bawah pohon, bermain bersama anak, hingga berfoto. Pengunjung juga bisa duduk santai di sekitar alun-alun sembari menikmati hiruk pikuk Kota Malang.
Tak lupa, banyak penjual makanan dan minuman di sekitar alun-alun, sehingga wisatawan bisa leluasa memilih takjil untuk berbuka puasa. Alun-alun Kota Malang bisa diakses secara gratis oleh masyarakat. Pengunjung hanya perlu membayar parkir sebesar Rp 2.000 untuk motor dan Rp 5.000 untuk mobil.
2. Masjid Agung Jami Malang
Masjid Agung Jami Malang atau lebih dikenal sebagai Masjid Agung Malang berada tepat di depan Alun-alun Kota Malang. Para muslim bisa mengisi waktu ngabuburit dengan mendengarkan kajian atau membaca Al-Qur’an di masjid.
Alternatif lainnya, kamu bisa berkeliling melihat arsitektur Masjid Agung Malang. Dilansir dari situs web Masjid Agung Malang, masjid yang berdiri pada 1890 itu mempunyai dua gaya arsitektur, yaitu arsitektur Jawa dan Arab.
Arsitektur Jawa terlihat dari bentuk atap lama masjid, sedangkan arsitektur Arab tampak dari bentuk kubah di menara masjid dan konstruksi lengkung di pintu dan jendela.
3. Alun-alun Tugu
Selain Alun-alun Kota Malang, masih ada alternatif tempat ngabuburit lainnya di Kota Malang, yakni Alun-alun Tugu Kota Malang. Alun-alun ini juga dikenal sebagai Alun-alun Bundar.
Lokasinya berada di depan Balai Kota Malang. Terdapat sebuah monumen kokoh berdiri di tengah alun-alun yang dikelilingi kolam. Monumen tersebut merepresentasikan bambu tajam.
Maknanya adalah senjata yang digunakan pertama kali oleh bangsa Indonesia untuk melawan Belanda dalam upaya merebut kemerdekaan, dikutip dari situs web Program Pengembangan Kota Hijau Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR.
Bangunan monumen yang berada di tengah melambangkan pusat dari lima penjuru mata angin. Masyarakat dapat menghabiskan waktu ngabuburit sembari duduk santai di taman sekitar Alun-alun Tugu.
(Lp/Google)






Discussion about this post