• Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Profile
  • Pedoman Siber
  • Redaksi
  • Kontak
Thursday, April 16, 2026
Balipustakanews
  • Home
  • News
  • Bali
  • Teknologi
  • Ekbis
  • Health
  • Hiburan
  • Seni & Budaya
  • Lifestyle
  • Seksologi
  • Zodiak
  • Opini
  • Review
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Bali
  • Teknologi
  • Ekbis
  • Health
  • Hiburan
  • Seni & Budaya
  • Lifestyle
  • Seksologi
  • Zodiak
  • Opini
  • Review
No Result
View All Result
Balipustakanews
Home Bali

Desa Wisata Lodtunduh Ubud Berupaya Melestarikan Kembali Keker Bali

reda/cy by reda/cy
March 31, 2024
in Bali, Gianyar, News
Desa Wisata Lodtunduh Ubud Berupaya Melestarikan Kembali Keker Bali
Share Share Share

Balipustakanews.com, Gianyar – Berada di kawasan wisata ternama di dunia, Desa Lodtunduh, Ubud, Gianyar, Bali, terus mengembangkan potensinya sebagai desa wisata. Secara bersama-sama baik adat maupun dinas setempat, berupaya membangkitkan kearifan lokal dan potensi desa untuk kian diminati wisatawan.

Dulunya kawasan Desa Lodtunduh merupakan habitat keker atau ayam hutan, yang memiliki corak hitam kehijauan yang memikat. Namun seiring berkembangnya pembangunan, keker di tempat ini sangat jarang ditemukan.

Perbekel Desa Lodtunduh, I Wayan Gunawan, mengatakan Desa Lodtunduh masih memiliki hutan yang kini dipusatkan sebagai Desa Wisata Alas Harum. Alas Harum sebagai tempat pengembangan tanaman sayuran, pemeliharaan ikan, hingga dikembangkan sebagai habitat keker Bali atau ayam hutan Bali.

ArtikelTerhubung

Anjay Kelasss

October 31, 2025
Hadiri Forum CityNet Asia Pacific ke-45, Wagub Giri Prasta Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Antar-Kota

Hadiri Forum CityNet Asia Pacific ke-45, Wagub Giri Prasta Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Antar-Kota

October 28, 2025

“Saat ini sedang proses pembangunan panggung baru lagi di area Alas Arum dengan bentuk menyerupai keker Bali, untuk menunjukkan identitas Lodtunduh adalah pusatnya habitat keker Bali di Kabupaten Gianyar,” kata Gunawan, Minggu (31/3).

Gunawan menuturkan saat ini keker Bali masih tetap ada tapi tidak sebanyak zaman dulu. Namun, keker Bali akan dikembangkan lagi di Alas Arum dengan tujuan penangkaran untuk mengembalikan habitat alaminya.

“Konsep kepercayaan kami di sini, keker Bali ini merupakan ancangan atau pasukan dari Ida Sesuhunan warga. Sehingga akan tetap ada ke depan, namun untuk tujuan wisata, keker akan kami lestarikan lagi,” imbuhnya.

Selain alasan unsur alam lain, habitat keker di Lodtunduh karena di tempat ini memiliki sungai yang masih lestari dan masih ada ikannya. “Jika monyet ada di Monkey Forest, namun untuk keker pengunjung nanti bisa langsung ke sini,” pungkasnya.

Desa Wisata Lodtunduh yang dikembangkan di kawasan Pura Alas Arum ini, juga bisa dinikmati sesuai keinginan pengunjung. Yang suka yoga, sudah disediakan tempat lapang dan nyaman, yang suka meditasi juga disediakan tempat.

Yang suka mancing, ada lokasi mancing, baik di sungai maupun kolam ikan. Termasuk pengembangan tanaman sayur mayur dan ikan dari program Gianyar yakni Pusat Pangan Alami Mandiri Asri dan Nyaman (Puspa Aman).

“Puspa Aman diurus oleh PKK dengan hasilnya adalah sayuran dan ikan, untuk penuntasan stunting khususnya di desa dan sisanya dijual untuk keberlangsungan ketahanan pangan,” tambah Gunawan.

Rekreasi Warga dan Wisatawan

Gunawan menambahkan Desa Wisata Lodtunduh tidak hanya diperuntukkan kepada wisatawan saja, tapi tempat untuk warga dari 11 banjar yang ada di Lodtunduh untuk rekreasi murah. Keluarga bisa mengajak anak-anak bermain, kulineran, dan kegiatan lainnya. Saat ini juga sedang proses pengembangan wisata tubing.

Salah satu warga lokal asal Banjar Silungan, Dewa Putu Agus Darmawan, mengatakan sejak dikembangkan menjadi desa wisata, ia kerap mengajak anak dan istrinya menikmati alam di kawasan ini.

“Bisa jalan-jalan sore, kadang Sabtu sore atau Minggu pagi seperti ini refreshing. Murah meriah tidak keluar biasa, dibanding jauh-jauh juga sama, tinggal merawat bareng saja,” katanya.

Selain jalan-jalan, Darmawan juga kerap memancing ikan dan membeli sayur jika PKK sedang panen.

Desa Lodtunduh memiliki luas 627 hektare dan memiliki 11 banjar dinas. Desa ini memiliki empat desa pakraman di antaranya Desa Pakraman Silungan, Desa Pakraman Lodtunduh, Desa Pakraman Mawang, dan Desa Pakraman Gelogor. Serta 14 organisasi subak. (PR/DTK)

ShareSendTweet
Next Post
Berita Viral, Perempuan Diduga Diperas oleh Sopir Taksi sebesar Rp 400 Ribu dari Seminyak ke Kuta

Berita Viral, Perempuan Diduga Diperas oleh Sopir Taksi sebesar Rp 400 Ribu dari Seminyak ke Kuta

Discussion about this post

Bali

Anjay Kelasss

by admin
October 31, 2025
0

Anajay guninjay

Read more
Hadiri Forum CityNet Asia Pacific ke-45, Wagub Giri Prasta Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Antar-Kota
Bali

Hadiri Forum CityNet Asia Pacific ke-45, Wagub Giri Prasta Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Antar-Kota

October 28, 2025
Pengguna Instagram Kini Dapat Manfaatkan Fitur Edit Stories dengan Bantuan Meta AI
News

Pengguna Instagram Kini Dapat Manfaatkan Fitur Edit Stories dengan Bantuan Meta AI

October 27, 2025
Balipustakanews

Berita Online Bali Terkini & Terpercaya Berita Ekonomi, Bisnis, Wisata, Budaya Bali, Politik, Teknologi, Hukum, Kriminal, Pendidikan di Bali, Nasional & Dunia

Follow Us

Kategori Berita

  • Apps
  • Arak Bali
  • Automotive
  • Badung
  • Bahan Pokok
  • Bali
  • Bangli
  • Bawaslu badung
  • Bisnis
  • Buleleng
  • COK ACE
  • Covid 19
  • Denpasar
  • Edukasi
  • Ekbis
  • Fashion
  • FIFA-U20
  • Film
  • Gadget
  • Gaming
  • Gianyar
  • Gubernur Bali
  • Hari Pahlawan
  • Health
  • Health
  • Hiburan
  • Hukrim
  • I Gusti Ngurah Rai
  • Investasi dan Perekonomian Bali
  • Jakarta
  • Jembrana
  • Jepang
  • Karangasem
  • Kawasan Pura Besakih
  • KBLBB
  • KDRT
  • Kebakaran TPA
  • Kios Pedagang
  • Klungkung
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Liga Kampung
  • Mangupura
  • Margarana
  • Medan
  • Musik
  • Nasional
  • News
  • Ngayah
  • Ny putri koster
  • Opini
  • Pahlawan
  • Paritrana Award 2023
  • Pemilu
  • Pemilu 2024
  • Pemprov Bali
  • Penanganan Sampah
  • Pendidikan
  • Pengolahan Sampah
  • Perda Provinsi Bali
  • Perkemahan Pramuka
  • Perlindungan Anak
  • Pilpres 2024
  • Pj Gubernur Bali
  • Politik
  • Posyandu
  • Pramuka
  • Presiden RI
  • Program Pengelolaan sampah berbasis sumber
  • Pulau Samosir
  • Pura Agung Besakih
  • Review
  • Seksologi
  • Seni & Budaya
  • senimam
  • SP4M-LAPOR
  • Sports
  • Startup
  • Stunting
  • Tabanan
  • Teknologi
  • TP PKK
  • Travel
  • U – 20
  • UMKM
  • Warisan Leluhur
  • World
  • Zodiak

Berita Terbaru

Anjay Kelasss

October 31, 2025
Hadiri Forum CityNet Asia Pacific ke-45, Wagub Giri Prasta Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Antar-Kota

Hadiri Forum CityNet Asia Pacific ke-45, Wagub Giri Prasta Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Antar-Kota

October 28, 2025
Pengguna Instagram Kini Dapat Manfaatkan Fitur Edit Stories dengan Bantuan Meta AI

Pengguna Instagram Kini Dapat Manfaatkan Fitur Edit Stories dengan Bantuan Meta AI

October 27, 2025
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Profile
  • Pedoman Siber
  • Redaksi
  • Kontak

© 2020 Balipustakanews - Berita Bali Terkini & Terpercaya

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Bali
  • Teknologi
  • Ekbis
  • Health
  • Hiburan
  • Seni & Budaya
  • Lifestyle
  • Seksologi
  • Zodiak
  • Opini
  • Review

© 2020 Balipustakanews - Berita Bali Terkini & Terpercaya