Balipustakanews.com, Tabanan – I Komang Tirtayasa (35), warga Banjar Dinas Asah, Desa Bantiran, Kecamatan Pupuan, Tabanan, Bali, dilaporkan hilang. Sebelumnya, Tirtayasa pamit berkebun di dekat rumahnya pada Rabu (14 Mei) pukul 11.00 WITA. Namun, pria itu tetap tidak kembali.
“Informasinya kami terima tadi pagi. Ada satu warga yang dilaporkan hilang setelah tadi berkebun, namun baru kembali pagi ini,” kata Direktur Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Bali Denpasar I Nyoman Sidakarya, Kamis (5/16).
Segera setelah mendapat informasi, tim SAR pagi tadi langsung menggeledah lokasi korban. “Kami turunkan enam personel dari pos SAR Buleleng karena lebih dekat dengan lokasi,” jelas Sidakarya.
Tim SAR gabungan dipecah menjadi dua tim. Setiap tim berfokus untuk menemukan beberapa target yang efektif. Salah satu poin terpenting adalah keberadaan Tirtayasa di taman.
Tim SAR juga menggunakan drone untuk pengawasan udara dan bidang pandang yang lebih luas.
“Jarak rumah korban menuju penggeledahan sekitar tiga kilometer. Anggota menyisir area lembah perkebunan yang rata-rata kemiringannya sekitar 60 derajat,” kata Sidakarya.
Pencarian yang dilakukan sejak pagi, dihentikan sementara pada siang hari untuk istirahat. (PR/DTK)




Discussion about this post