Pelaksanaan Sugihan Jawa dan Sugihan Bali.
Sugihan jawa dan sugihan bali, keduanya merupakan rangkaian pelaksanaan hari raya Galungan dan Kuningan yang dimulai pada Saniscara kliwon wuku wariga atau yang lebih di kenal dengan tumpek wariga (25 hari). Sugihan jawa jatuh pada wrhaspati / kamis wage wuku sungsang sedangkan sugihan bali jatuh pada jumat kliwon wuku sungsang atau sehari setelah sugihan jawa.
Perbedaan Sugihan Jawa dan Sugihan Bali
Kedua sugihan ini memiliki makna sebagai wadah pembersihan, namun yang menjadi perbedaan terletak pada apa yang dibersihkan (disucikan). Jika dilihat lebih dan sugihan jawa lebih kepada pembersihan makrokosmos atau alam semesta seperti misalnya:
– Niskala : Pembersihan dengan jalan mengaturkan upacara banten pengerebuan dan prayassita sebagai lambang penyucian. Semua itu diaturkan kepada Ida Batara, para leluhur dan para dewa yang beristana dimasing-masing pelinggih atau pura. Diyakini pada saat sugihan jawa ini, para dewa akan turun diiringi dengan para leluhur untuk menerima persembahyangan.
– Sekala : Membersihkan pelinggih atau tempat – tempat (Ngererata atau mabulung yakni pekerjaan merabas atau mencabut rumput-rumput liar yang tumbuh disekitar pelinggih). (CF/Google)





Discussion about this post