BALIPUSTAKANEWS,DENPASAR – Gubernur Bali Wayan Koster segera memanggil Kepala Dinas PUPR Provinsi Bali, untuk merealisasikan renovasi gedung Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Bali yang sempat tertunda akibat pandemi Covid-19.
Hal itu disampaikan Gubernur Koster di sela-sela sambutannya saat menghadiri Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2022 Tingkat Provinsi Bali yang dipusatkan di Buleleng, Sabtu (12/3/2022). Kegiatan ini dirangkaikan dengan Pelantikan Pengurus PWI Kabupaten Buleleng periode 2021-2024.
“Kita akan anggarkan tahun 2023 renovasi segera kita lakukan. Apalagi kondisi keuangan daerah mulai menampakkan perbaikan seiring mulai membaiknya perekonomian Bali akibat dihantam Covid-19,” ucap Gubernur Koster.
Gubernur Koster mengungkapkan, dirinya secara disiplin setiap pagi mencari informasi dari semua media. Tujuannya tak lain menanggapi keluhan masyarakat atau langkah apa yang mesti diambil.
“Masyarakat sekarang butuh layanan cepat, informasi cepat. Tidak lagi bisa bekerja dengan cara biasa tapi harus bekerja cepat dengan ekstra keras, dalam konteks pemajuan pembangunan di daerah,” tegasnya.
Rencana renovasi gedung PWI Bali di tahun 2023 yang dilontarkan Gubernur Koster, rupanya tak lepas dari apa yang sebelumnya disampaikan Ketua PWI Provinsi Bali I GMB Dwikora Putra di sela sambutannya.
“Kondisi gedung yang sekarang termasuk lama, bisa jadi pertimbangan bapak gubernur untuk dilakukan renovasi. Apalagi gedung tersebut termasuk gedung tua,” sebut Dwikora yang juga Pemimpin Redaksi Harian Warta Bali.
Dwikora dalam kesempatan ini juga mengapresiasi kontribusi Pemkab Buleleng yang telah membantu PWI Buleleng untuk mewujudkan sekretariat, selain mendukung penuh kegiatan kali ini. Terlebih, sudah sekian tahun PWI Buleleng belum memiliki kantor atau sekretariat.
“Ini adalah awal bagaimana PWI Buleleng akan menggeliat. Kami akan memantau komunikasi PWI Buleleng dengan Pemkab Buleleng. Apalagi Pemkab Buleleng sudah banyak membantu berkontribusi terhadap PWI Buleleng,” katanya.
Ia meminta agar insan media membuat pemberitaan yang menumbuhkan sikap optimisme di masyarakat. Jangan sampai membuat berita yang minor atau menonjolkan hal-hal yang menumbuhkan kekhawatiran dan kecemasan di masyarakat.
“Sikap optimis penting dibangun untuk membantu pemerintah agar segera bangkit di tengah pandemi,” pungkas Ketua PWI Bali.(CF/HpB)




Discussion about this post