BALIPUSTAKANEWS,DENPASAR – Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster melaporkan bahwa tugas PKK dibagi menjadi dua, yaitu sosialisasi dan bakti sosial. Sosialisasi merupakan pembinaan dan pendampingan yang dilakukan oleh PKK yang mengacu pada visi Pemprov Bali yang diluncurkan oleh Kepala Daerah. Sementara Bakti Sosial merupakan sebuah aksi nyata TP PKK dengan terjun langsung ke masyarakat demi memecahkan masalah yang ada di masyarakat.
“Seperti Kita berjuang terus menurunkan angka stunting, begitu juga di tengah pandemi Covid-19 kemarin, Kami langsung turun menyalurkan bantuan berupa beras dan masker gratis serta mengadakan pasar rakyat,” kata Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Koster dihadapan Gubernur Bali, Wayan Koster saat memberikan sambutan pada Peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-50 (HKG PKK) Tingkat Provinsi Bali Tahun 2022 yang berlangsung secara hybrid (daring dan luring) dari Gedung Gajah, Jayasabha, Senin (Soma Pon, Sinta) 28 Maret 2022 dan dihadiri oleh pengurus TP PKK Provinsi Bali, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Bali, Putu Anom Agustina, Bupati/Walikota Se-Bali beserta Ketua TP PKK Kabupaten/Kota, Kecamatan hingga tingkat Desa/Kelurahan Se-Bali yang hadir secara daring.
Lebih lanjut pendamping Gubernur Bali, Wayan Koster ini mengajak seluruh TP PKK Se-Bali untuk mari bergerak secara kuat niskala dan sekala demi mewujudkan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era baru.(CF/HpB)




Discussion about this post